Jakarta Semakin Panas, Salah Alam atau Manusianya




Jakarta Semakin Panas, Salah Alam atau Manusianya?




Apakah anda merasakan kian hari Jakarta terasa semakin panas? Taukah anda suhu Jakarta yang dahulu 35oC  kini telah mencapai 39oC? Sadarkah anda kian lama kian sulit menemukan bintang di malam Jakarta?

Atmosfer bumi kian lama kian menipis. Kesejukan alam kini semakin sulit dirasakan, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Matahari  kini tidak lagi menghangatkan, namun memanaskan diri di tengah penat akan kemacetan. Bahkan malam hari pun kini tidak sesejuk dulu.

Pada 21 Maret 2016 lalu, telah terjadi fenomena astronomi, yaitu Ekuinoks. Ekuinoks adalah fenomena saat matahari berada sejajar dengan garis khatulistiwa. Ekuinoks tidak menyebabkan suhu bumi semakin tinggi. Lalu mengapa Jakarta dan kota-kota sekitar terasa semakin panas?

Hal tersebut tentunya erat kaitannya dengan efek rumah kaca. Efek rumah kaca disebabkan oleh naiknya CO2 dan gas lain yang berkonsentrasi pada atmosfer. Karena kenaikan tersebut, semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari bumi dan mengakibatkan suhu menjadi meningkat.

Kemajuan Jakarta telah meningkatkan jumlah populasi, gedung pencakar langit, gas kendaraan dan menurunkan jumlah lahan hijau. Pembangunan pabrik yang kurang memperhatikan lingkungan dan polusi dari pendingin ruangan juga menjadi pelengkap penyebab pemanasan global.

Polusi udara pun menjadi salah satu alasan mengapa bintang sulit terlihat. Semua itu dikarenakan langit Jakarta yang keruh dengan padatnya CO2. Pohon dan hutan semakin berkurang, sedangkan jumlah masyarakat terus meningkat. Inilah salah satu masalah yang harus dipikirkan.

Beberapa usaha pun telah dilakukan pemerintah maupun aktivis lingkungan dengan menanam pohon, membangun taman kota, dan melakukan kegiatan cinta lingkungan lainnya. Namun hal tersebut tidaklah berdampak tanpa dukungan dari masyarakat itu sendiri.

Peningkatan suhu ini telah diprediksi oleh BMKG dengan menyatakan pemanasan ini akan meningkat setiap harinya. Lalu apa yang harus kita lakukan menanggapi fenomena tersebut? menambah AC di rumah atau selalu berpergian dengan mobil? Tentu tidak keduanya.

Keselamatan dunia dan kenyaman kita sendiri dapat dimulai dari hal sederhana, yakni kesadaran. Kesadaran kita untuk tidak menambah polusi udara dengan kendaraan dan AC secara berlebihan, kesadaran para pengusaha untuk membangun tanpa memakan lahan hijau, serta sadar untuk tidak menggunduli hutan Indonesia yang semakin terkikis jumlahnya.

Kesadaran tersebut memanglah sulit dilakukan penuh. Namun jika dilakukan sedikit demi sedikit dalam jumlah yang banyak tentunya ini akan berdampak. Kenyamanan diri tercipta dari lingkungan. Menuanya bumi ditentukan dari tindakan kita saat ini. Cintai hidupmu, cintai  lingkunganmu.

Related Posts:

Undangan Press Conference “Tanam Pohon untuk Jakarta Bebas Polusi”


Jakarta, 12 Maret 2016

Kepada Yth,
Rekan Media Cetak dan Elektronik
Di tempat

Perihal : Undangan Press Conference “Tanam Pohon untuk Jakarta Bebas Polusi”

Dengan hormat,
            Sebagai komunitas pecinta lingkungan, Jakarta Green Generation (JGG) telah melakukan berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan khususnya di Ibu Kota Jakarta. Dengan slogan “Hijaukan Jakarta!”. JGG senantiasa berusaha membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang sehat dan udara yang bersih. 
Jakarta erat kaitannya dengan berbagai permasalahan lingkungan, salah satunya polusi udara. Polusi udara merupakan masalah di Jakarta yang belum dapat teratasi dengan baik. Untuk mengatasi hal tersebut, JJG akan merangkul masyarakat sebagai bentuk gerakan cinta lingkungan dengan mengadakan “Tanam Pohon untuk Jakarta Bebas Polusi”.
Gerakan “Tanam Pohon untuk Jakarta Bebas Polusi” akan diselenggarakan pada 20 Mei 2016. Gerakan ini meliputi kegiatan menanam pohon disepanjang jalan Jl. Medan Merdeka dan juga taman kota di sekitarnya. Kegiatan ini akan dilakukan oleh mahasiswa, aktivis lingkungan dari JGG dan para partisipan.
Kegiatan tanam pohon ini telah didukung oleh komunitas I’am Green Organization dan juga Mentri Lingkungan Hidup. Dukungan dari masyarakat pun sangat kami harapkan dalam acara ini. Masyarakat diharapkan dapat turut serta mendukung kegiatan ini dengan ikut berpartisipasi menanam pohon atau menyumbangkan dana untuk kelangsungan acara.
            Agar kelancaran kegiatan dan informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat, kami ingin mengundang rekan media untuk hadir dalam press conference tentang “Tanam Pohon untuk Jakarta Bebas Polusi”, yang akan diselenggarakan pada:
Hari/tanggal    : Sabtu, 23 Mei 2016
Waktu             : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat            : Kantor pusat JGG
  Gedung Jaya
                          Jl. Thamrin no. 2, Jakarta Pusat
Pembicara        : 1. Mentri Lingkungan Hidup
                          2. Ade Kurniawan (Ketua Jakarta Green Generation)

            Demikian undangan ini kami buat, besar harapan kami rekan media dapat datang dan mendukung kegiatan ini. Atas perhatian rekan media, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Sandra Insana Sari
Humas Jakarta Green Generation
Tlp/HP: 021-434-433-310 / 0877-770-33-133
Fax : 021-798 8881-90
email: sandra_jgg@yahoo.com

Related Posts: